Baiti Jannati

Beli Rumah = Beli Tetangga

Pengantin baru. Pengantin muda.

Setelah menikah masih ikut dengan orang tua.

Keluar dari rumah mereka, pernah tinggal di tempat berbeda.

Sempat hijrah juga ke luar kota.

Saat mereka kembali, begini ceritanya…

Continue reading “Beli Rumah = Beli Tetangga”

Advertisements
Baiti Jannati

Aqiqah Simple Version

Kemarin sore kita dapat kiriman nasi kotak yang berisi menu kambing.

Yup. Ada bayi yang baru lahir lagi di keluarga kami. Anak kedua dari sepupu saya.

Sempat saya share di status WA bagaimana tampilannya dan bagaimana ini sudah menjadi semacam tradisi di keluarga kami. Aqiqah bayi yang baru lahir bisa kok sesimpel itu.

Tercetuslah ide untuk membuat tulisan yang lebih panjang dari status WA itu siapa tau bisa jadi informasi tambahan bagi Bapak-Ibu yang ingin meng-Aqiqah-i anaknya.

Continue reading “Aqiqah Simple Version”

Baiti Jannati · He, His, Him · Me, My Self and I

Aku Tak Ingin Menyesal

Aku tak ingin menyesal karena hari ini belum mencium tangannya.

Aku tak ingin menyesal karena hari ini belum memeluknya.

Aku tak ingin menyesal karena hari ini belum tersenyum kepadanya.

Aku tak ingin menyesal karena hari ini belum menyiapkan keperluannya.

Aku tak ingin menyesal karena hari ini belum bertanya tentang keadaannya.

Aku tak ingin menyesal karena hari ini belum mendoakan kebaikan untuknya.

Aku hanya, tak ingin menyesal.

Baiti Jannati

Dear…

Pemikiran yang sama tak sengaja terungkapkan.
Ternyata kita satu pemahaman.

Tak ingin mencintai secara berlebihan.
Mencoba tidak terlalu ketergantungan.
Takut nanti akan merasa sangat kehilangan.

Karena akan datang suatu hari yang sudah pasti.
Salah satu akan ditinggal pergi.
Menghadap Illahi Robbi.

Tapi tak perlu ragu. Tak perlu dipertanyakan.
Karena aku tahu kita saling sayang.

“Maaf jika tidak bisa mencintaimu sepenuh hati dan segenap jiwa. Karena sesungguhnya penggenggam hati dan pemilik jiwa ini adalah Dia”.

Teman segalamu,
Arifah Marhamah