Random

Prosa Karangan Sendiri

Sebenarnya saya malas terlibat. Sangat malas. Menjauh kalau bisa. Kalau sudah terlibat. Pasti lelah. Medannya juga tidak mudah.

Tapi mau bagaimana? Saya melihat kelahirannya di depan mata. Pernah membersamainya beberapa masa. Saya besar bersamanya. Saya dewasa mendengar semua cerita tentangnya. Saya tak mungkin menjauh. Apalagi membenci. Terutama saat ini.

Membicarakannya menjadi mengasikkan. Seasik membahas “Virus Merah Jambu” atau “Munakahat” saat saya masih SMA. Mencoba memahaminya menjadi sebuah kebutuhan. Karena kita harus paham untuk bisa memahamkan orang, bahwa sekarang ada pilihan. Bahwa ada orang-orang yang perlu dukungan, bukan hujatan. Bahwa mereka sedang berjuang di “medan perang”.

Semoga Allah melindungi mereka. Menjaga niat mereka. Membersamai mereka sampai tercapai tujuan kita.

Amiin Ya Rabbal ‘Alamiin.

Banjarmasin, 27 Februari 2018

Arifah Marhamah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s