Dia

Dia

Menangislah barang sebentar.

Kamu sudah terlalu lama tidak menangis.

Menangislah di hadapan Tuhanmu.

Mengadulah sesuka hatimu.

Setelah itu, dengarkan Dia bicara.

Kepadamu, melalui Kalam-Nya.

Terseguk memang pada awalnya.

Namun air mata itu akan kering dengan sendirinya.

Diterpa kesejukan Cinta-Nya.

Yang merasuk ke dalam hatimu, tanpa terasa.

Karena Dia akan selalu ada.

Untuk kamu yang selalu ingat kepada-Nya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s