Hobby

GAL-BI Wannabe

anyeonghase~yoo (baca dengan versi proposal daisakusen)

setelah sebelumnya makan Udon Korea.
saya nekat bikin Gal-bi versi saya. haha

sebenarnya semua ini gara-gara Indra Herlambang dan Pak Bondan.
pertama, saya liat liputan Insert waktu Indra Herlambang mengunjungi restoran yang menyajikan masakan korea.
trus di Wisata Kuliner, Pak Bondan juga mengunjungi restoran-restoran serupa.
makan ini lagi,, Gal-Bi kan? pokoknya dagingnya dibakar, trus makannya dimasukin ke daun wijen+selada, ditambah kimchi dan saus ssamjang.. aaahh.. bikin ngiler. apalagi sudah lama ngeliat jenis masakan ini dari beberapa drama korea.

yang saya peroleh dari www.trifood.com, gal-bi itu makanan korea yang terbuat dari iga sapi. semacam BBQ gitu.. dimakan bersama sayur-sayur dan saus ssamjang.. kalau mau tau lengkapnya, baca sendiri aja yaa.. 😀

semula sih pengen bikin tanpa resep, karena nyari-nyari dan ketemu, yaa, dicoba aja deh resepnya.
tapi susaah ternyata, bahan-bahan yang dipakai itu banyak yang serba instan, serba bubuk, pasta dan juice..
resepnya pakai bahasa inggris lagi -_-

dengan keberanian untuk menggunakan bahan seadanya, tambah ini tambah itu sesuka saya.
walhasil, jadilah Gal-Bi ala Kadarnya.. hahaha
rasanya?? not bad. cuma agak pedas. terlalu banyak merica dan jahe..

ini beberapa foto yang sengaja diabadikan, hehe

(selada, timun, bawang bombay dan bawang putih)

(daging sapi yang udah dibakar, mestinya sih iga, tapi ini pakai has dalam)

(susun selada, timun, daging yang udah dikasih saus suka-suka, haha,
paling atas itu bawang bombay dan bawang putih yang juga sudah dibakar)

(siap-siap masuk mulut, hahaha)

kapan-kapan mau coba bikin menu lain lagi deh, mungkin bibimbop, hee.
oh iya, kaka gw request kimchi, itu difermentasi, kan? hmm.. nanti deh..

sampai jumpa di menu selanjutnya..
anyeooong ^^

 

Daily

SElamat party!!!

Hari Rabu, 15 Februari 2012.
satu momen lagi saya alami.. ujian skripsi.
huaaaa,, chukhae,, saya sudah menyelesaikan ujian skripsi dengan baik.
(ngasih selamat ke diri sendiri -_-)

meski belum dikukuhkan, udah berasa jadi SE aja, hehe 😀

SE wannabe (saya dan teman-teman seperjuangan) berencana party lagi setelah semuanya ujian skripsi.
eh, kita ga party macem-macem lo yaa.
cuma melepas penat sejenak setelah meringkuk bareng skripsi.
makan-makan gitu deh..

tapi, ga cuma habis ujian skripsi ini aja lo kita party.
sebelum semua (baca: skripsi) menjadi rumit, kita juga party, haha

ini foto sebelum kita seminar proposal skripsi.

ini setelah selesai seminar proposal

naah, yang ini habis kita ujian/sidang skripsi.


party mulu, alias makan teruuusss 😀

naah,, di party yang terakhir saya makan Udon Korea..
setelah bingung mengelilingi Food Court, menambatkan pilihan sama makanan korea..
ini penampakannya pas udah habis, haha..

gimana rasanya??pedaaas.. soalnya yang aku pesan ini udon sapi lada hitam..
tak apa lah, yang penting udah mencicipi makanan ala negeri suami-suami saya.. 😀

Tetap sehat tetap semangat supaya kita bisa party lagi!!!

See Yaa :*

Daily

Larangan Merokok saat Mengemudi

Saya bertanya-tanya, sudah ada belum larangan merokok saat mengemudi motor/mobil?
Salah seorang teman memberi respon, kayaknya belum.

Kalau memang belum, kayaknya perlu diusulkan deh.
Sama halnya larangan menggunakan ponsel saat mengemudi, merokok saat mengemudi juga berbahaya.

Hari ini, saya beriringan dengan dua orang pengendara motor yang merokok.
Kalau posisi pengendara itu dekat dengan saya, mungkin saya bisa menghirup asapnya..

Okelah kalian itu perokok, saya bisa terima.
Tapi yaa puntung rokoknya jangan dibuang sembarangan dong.
Belum lagi kalau terkena orang lain, bahaya kaan??
Karena ga mungkin matiin rokok sambil mengendarai motor, ya jangan ngerokok sambil berkendara..

Saya sih cuma ngasih usul:

  1. Kalau ngerokok tu dihabisin, sampai ga bersisa, jadi ga perlu buang puntungnya di jalan. Lagian ngerokok kok tanggung,, kan sayang kalau ga dihabisin.
  2. Kalaupun puntungnya masih disisain, simpen kek dalam kantong, ntar kalau nemu tong sampah, buang aja.
  3. Yaa, jangan ngerokok sambil berkendara laah.. Tunggu bentar sampai tempat tujuan. Cari tempat yang aman buat merokok. Tempat di mana tidak ada manusia lain yang bakal menghirup asap rokok kamu.

Saya tidak benci, cuma sebel..
Karena ga cuma hari ini.
Sudah sering saya beriringan dgn pengendara motor/mobil yang ngerokok, trus ngebuang puntung rokok di jalan.
Selain mengotori jalanan, juga membahayakan orang lain.

So, buat para perokok yang ga bisa nahan diri pas lagi berkendara, hormatilah kenyamanan orang lain saat di jalan.
Kan jalanan bukan punya nenek moyang kamu..

Wassalam.