What Happen with “Gelang Hirang”??

What Happen with “Gelang Hirang”??

*PERHATIAN! Tulisan ini mengandung kata/istilah/kalimat dalam Bahasa Banjar* ^^

Fida: Fa, nyw b’gelang2 lh wahini.. Gelang hirang kh??
Arifa n fida: waahahahahahaha…

Bujur ae nda pke gelang,, tp warnany kd hirang,, perasaan waktu pertama kali makai tu warnanya kombinasi antara hijau, putih n pink,, tp glang ny ne d’pakai tarus,, kada sing paculan,, jadi mungkin ja t’campur2 daki dah,, hahaha,, warnany agak kecolatan,, kd sampai hirang jua…

Sebenarnya masalah utama bukan pada gelang saia,, tapiii,, GELANG HIRANG.. ada apa dengan Gelang Hirang??? hmmm…

Jujur saja,, kalau saia dan keluarga pasti ketawa,, paling tidak ngakak,, kalau ada pembicaraan kita yg kemudian menyerempet atau d’hubung2kan dgn GELANG HITAM. hahaha.. tapii,, ini keluarga saia,, tidak tau dgn keluarga anda.. (maaf kalau ada yg tersinggung,, hee ^^v)

> Pernah liat orang hamil pakai gelang dari benang hitam??
> Pernah liat anak kecil yang dipakein gelang atau kalung dari benang hitam??
> Pernah tau alasan mereka apa??

SAYA TIDAK TAHU…

tapi,, kalo denger2 dr Ortu,, kepercayaan orang akan gelang/kalung dari benang hitam itu,, katanya bisa menghalangi diri dari roh2 halus,, atau gangguan2 laen yang tidak d’inginkan.. percaya atau tidak?? terserah Anda!

cumaa,, yang bikin bingung,, DIMANA HUBUNGANNYA??? Gelang Hitam sama Roh Halus??? (ini pank yang m’olah kami tetawa, hehe)

Ini jelas2 hanya mitos, yang -sayangnya- masih dipercaya oleh masyarakat..

Mama: “Acil Ida tu rancak menataki gelang hirang pasiennya”
Arifa: hahahaaha (ketawa pulang nda)

Kalau mendengar cerita Mama, Acil saia (baca: tante) yang seorang bidan,, seringkali “menatak”(memotong) gelang hitam ibu2 hamil yg periksa ke klinik beliau.
Ini merupakan bukti bahwa masyarakat kita masih banyak yg percaya dengan mitos tersebut..

Padahal,, hal-hal seperti inilah yang -secara tidak sadar- bisa menggelincirkan keimanan kita,, dan ujung2nya bisa syirik.. Mempercayakan sesuatu, selain ALLAH, bisa melindungi kita.. Na’udzubillah…

Jadi ingat tentang ayat yang pernah d’hapal waktu sekolah dulu.. (saia sudah kuliah sekarang,, hahaha..)

Q.S. Luqman: 13
Dan (ingatlah) ketika Lukman berkata kepada anaknya, ketika dia memberi pelajaran kepadanya, “Wahai anakku! Janganlah engkau mempersekutukan Allah, sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar.”

Semoga kita d’jauhkan dari praktek2 yg bisa menyebabkan kita mempersekutukan ALLAH.. Amiienn..

Mohon maaf jika ada perkataan yang salah atau tidak sesuai dengan kebenarannya.
Seperti kata-kata yang sering saia dengar: “Sesungguhnya Kebenaran hanya Milik Allah, dan kesalahan murni datang dari saya sebagai manusia yang tak luput dari khilaf. ^^

Nb: tulisan ini muncul setelah beberapa kali pembicaraan gelang hirang mulai mencuat ke media-khususnya di rumah saia.. hahaha.. sory bahasanya nyampur.. hee ^^v

*)posted on My Facebook – 6 /1/2010 & my old blog – 28/5/2010

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s